Dinas Pendidikan Babel Siapkan Pelatihan Guru dan Monitoring Implementasi Kurikulum 2013

Fri, 08/30/2013 (All day)

Pangkalpinang -- Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung (Babel) menyiapkan pelatihan bagi 220 guru SMP sasaran implementasi kurikulum 2013, di luar pelatihan yang dilakukan oleh Kemdikbud. Pelatihan yang mencakup 10 mata pelajaran tersebut merupakan bentuk dukungan dinas pendidikan provinsi Babel terhadap kelangsungan implementasi kurikulum 2013, dan direncanakan akan dilakukan di awal Oktober.

"Awalnya kita ingin adakan pelatihan di September, tapi karena LPMP juga akan melakukan pelatihan serupa September ini, maka kita undur Oktober," demikian disampaikan Kepala Seksi Pembinaan SMP, Harun, di Kantor Dinas Provinsi Babel, Pangkal Pinang, Kamis (29/8).

Harun mengatakan, sebanyak 22 SMP dari total 190 SMP di Provinsi Bangka Belitung menjadi sasaran dalam implementasi kurikulum 2013. Khusus kabupaten Bangka Tengah seluruh SMP negeri dan swasta di luar sekolah sasaran telah melaksanakan kurikulum 2013 secara mandiri. "Kemarin untuk Bangka Tengah karena 100 persen mereka implementasi dengan biaya mandiri, maka peluncurannya dilakukan langsung oleh Wamendik, Musliar Kasim." kata Harun.

Sejak implementasi kurikulum 2013 diluncurkan 15 Juli lalu, terangnya, hingga saat ini pelatihan guru masih berlangsung. Pelatihan tersebut direncanakan akan selesai pada September ini. Usai pelatihan, para guru diharapkan dapat segera mengejar materi pelajaran yang harusnya telah diberikan sejak pertengahan Juli lalu. "Pelatihan guru masih berlangsung hingga saat ini disebabkan waktu yang sempit sebelum peluncuran kemarin," kata Harun yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Nasir.

Harun menambahkan, pihaknya akan melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kurikulum 2013 di Provinsi Babel pada 22 September mendatang. Monitoring ini dilakukan berbarengan dengan monitoring program-program lain yang telah dilaksanakan oleh sekolah. "Kita belum bisa menilai seperti apa implementasi kurikulum 2013 di lapangan. Karena memang belum dimonitoring. Monitoring baru akan dilaksanakan akhir September nanti," katanya.

Provinsi Babel terdiri atas enam kabupaten dan satu kota. 22 SMP sasaran di Provinsi Babel terbagi di tujuh wilayah. Adapun pembagian sekolah-sekolah sasaran implementasi kurikulum 2013 yakni: empat (4) SMP di Kabupaten Bangka; tiga (3) SMP di Kabupaten Bangka Barat; tiga (3) SMP di Kabupaten Bangka Selatan; tiga (3) SMP di Kabupaten Bangka Tengah; tiga (3) SMP di Kabupaten Belitung; tiga (3) SMP di Kabupaten Belitung Timur; dan tiga (3) SMP di Kota Pangkal Pinang. (AR/JR)