Anugerah KiHajar, Dorong Penggunaan TIK dalam Pendidikan

Fri, 11/09/2012 (All day)

Jakarta --- Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar acara Anugerah Kita Harus Belajar (KiHajar) tahun 2012. Acara puncak akan dilaksanakan malam ini, Jumat (9/11), di Plaza Insan Berprestasi Kemdikbud.

Kepala Pustekkom Ari Santoso, menjelaskan KiHajar merupakan acara tahunan yang dimulai pada 2006 melalui kuis televisi yang diselenggarakan oleh TV Edukasi Pustekkom Kemdikbud. Kuis televisi ini bertujuan untuk mendorong pemanfataan siaran TV Edukasi bagi siswa SMP dan sederajat.

Tahun 2007-2008 pelaksanaan kuis KiHajar digabungkan dengan penghargaan e-Learning Award yang merupakan penghargaan dalam bidang pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bagi instansi pemerintah maupun swasta di seluruh Indonesia. Saat itu, puncak pemberian penghargaan diselenggarakan pada Malam Anugerah KiHajar dan e-Learning. Dan mulai tahun 2007 ini pula kuis KiHajar tidak hanya dilaksanakan melalui Televisi Edukasi, tetapi melalui penyeleksian secara roadshow ke beberapa daerah di seluruh Indonesia.

Pada 2009, KiHajar diselenggarakan dalam sebuah festival. Kuis KiHajar, e-Learning Award, beberapa lomba, dan pameran digabungkan dalam festival tersebut. Dan sejak tahun 2011, kuis KiHajar memperluas target segmen peserta kuisnya, dari semula hanya untuk siswa SMP dan sederajat menjadi siswa SD, SMP, SMA dan SMK sederajat yang dilaksanakan di sepuluh kota.

Untuk tahun 2012 ini, lanjut Kapustekkom Ari Santoso, kuis KiHajar mengalami peningkatan cakupan daerah pelaksanaan roadshow, yakni menjadi 33 provinsi. Pelaksanaan kuis melalui TV Edukasi, berlangsung dari bulan Juli s.d. Agustus 2012. Roadshow dilaksanakan pada September – Oktober 2012. Akhirnya, nama Festival KiHajar mulai tahun 2012 berubah menjadi Anugerah KiHajar.

“Tahun ini, penyelenggaraan di daerah berlangsung meriah. Selain seleksi kuis KiHajar, diselenggarakan pula pameran pendidikan, seminar TIK, dan Lomba Media Pembelajaran,” kata Ari Santoso pada jumpa pers di Kemdikbud, Kamis (8/11).

Pada acara puncak Anugerah KiHajar selain diumumkan pemenang kuis KiHajar juga akan diberikan penghargaan kepada Gubernur dan Wali kota/Bupati yang berprestasi dalam mendorong penggunaan TIK di bidang pendidikan. (AR/JR)